BPKAD Juara 3 Festival Kebaya

Rabu, 26 April 2017


BPKAD meraih Juara III di Festival Kebaya yang diadakan di Green Airport Blimbingsari tanggal 21 April 2017 lalu. Kebaya merah yang diperagakan oleh Novi Ariyanti itu berhasil mencuri hati para juri dan audience. Semangat Kartini benar-benar terpancar darinya. Tim BPKAD pun senang. Kerja keras mereka selama beberapa hari telah membuahkan hasil yang memuaskan.

KREATIVITAS BARU, WORKSHOP DAN PELUANG BISNIS

Festival Kebaya tahun 2017 ini merupakan salah satu bentuk dukungan Pemerintah Banyuwangi pada masyarakat, utamanya para disainer lokal. Kebaya, yang notabene adalah pakaian nasional, mempunyai peluang bagus untuk terus dikembangkan. Beragam karya kebaya yang indah itu berpotensi menjadi pasar yang besar baik skala nasional maupun internasional.

Festival Kebaya yang digelar dua hari, 21-22 April tersebut rupanya bukan hanya berisi kegiatan fashion show saja. Workshop pun dibuka untuk 100 pelaku usaha yang bergerak di bidang ini. Materinya meliputi seputar mesin, proses pembuatan kebaya dan manajemen pemasaran produk. Tak ketinggalan, beragam kegiatan terkait kebaya lain juga ada, seperti exhibition, art installation, art performing dan trunk show.

 “Kami ingin mendorong adanya kreativitas baru di Banyuwangi. Desainer lokal tidak hanya kami pacu untuk meningkatkan kualitas batik, tapi juga mendapatkan peluang bisnis baru lewat kebaya yang pangsa pasarnya sangat besar. Kaum perempuan, kan, setiap acara sering pakai kebaya,” ungkap Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

Tak dipungkiri, daya saing merupakan hal vital dalam pemasaran produk. Oleh karena itu, pemerintah daerah menggandeng Indonesian Fashion Chamber (IFC) sebagai mentor pendamping desainer lokal. Harapannya, pelaku industri mode di Banyuwangi akan memiliki peluang yang lebih luas dan merambah pasar yang lebih besar.

Rupanya, Festival Kebaya di Banyuwangi ini adalah event terbesar di Indonesia yang menggarap kebaya sebagai tema utamanya. Dengan melibatkan 100 desainer kebaya, antara lain Ferry Sunarto, Pricilla Saputro, lenny Agustion, Deden Siswanto, Afif Syakur, Dwi Iskandar, Devy Rose, Inge Chu, Phangsanny, Dedy Delmora dan Aura Putri. Mereka menampilkan gaya kebaya glamor, kasual, klasik hingga kontemporer. Lokasinya yang menarik juga menjadi nilai tersendiri. Terminal bandara yang berkonsep hijau itu sangat cocok untuk catwalk peragaan busana. Pada hari kedua, acara akan berlanjut di GOR Tawangalun Banyuwangi. (bpkad/ki)